Sabtu, 16 Januari 2016

Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Kemiskinan


                                                                    BAB I
                                                          PENDAHULUAN

           
A. Latar Belakang Masalah

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) adalah dua hal yang tidak akan pernah bisa terlepaskan dari kehidupan manusia. Apalagi, abad 21 ini adalah era globalisasi dimana hampir semua kegiatan manusia menggunakan sistem teknologi. Yang mana perkembangan teknologi sangatlah pesat, dalam hal ini teknologi sangat berpengaruh di kehidupan sosial kita. Apalagi jika kita amati lebih jauh, IPTEK sangat berpengaruh pada kehidupan sosial.

Teknologi dalam penerapannya sebagai jalur utama yang dapat menyonsong masa depan, sudah diberi kepercayaan yang mendalam. Dia dapat mempermudah kegiatan manusia, meskipun mempunyai dampak sosial yang muncul sering lebih penting artinya daripada kehebatan teknologi itu. Kita misalkan saja manusia yang bisa memanfaatkan IPTEK maka akan memiliki status pendidikan yang tinggi. Oleh karena itu orang yang berpendidikan tinggi identik dengan status sosial yang tinggi. jika status sosial seseorang tinggi maka tingkat kemakmurannya juga akan tinggi pula. Untuk itulah jika diamati dengan seksama maka terdapat hubungan yang sangat kuat antara IPTEK dengan kesejahteraan masyarakat.

Kesejahteraan masyarakat maka akan meliputi kemakmuran dan kemiskinan. Bilamana masyarakat bisa makmur apabila berhasil mengikuti dan menggunakan perkembangan IPTEK maka masyarakat tersebut termasuk masyarakat yang sejahterah, dan sebaliknya, masyarakat yang tidak dapat mengikuti IPTEK dengan baik maka terjadi kemiskinan.

Kemiskinan sendiri merupakan tema sentral dari perjuangan bangsa, sebagai perjuangan yang akan memperoleh kemerdekaan bangsa dan motivasi fundamental dari cita-cita masyarakat adil dan makmur. Berbicara tentang kemiskinan akan menghadapkan kita pada persoalan lain, seperti persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok, posisi manusia dalam lingkungan sosial dan persoalan yang lebih jauh, bagaimana ilmu pengetahuan (ekonomi) dan teknologi memanfaatkan sumber daya alam untuk mengurangi kemiskinan di tengah masyarakat.

Kemiskinan memang menjadi masalah yang serius dalam menghadang kemajuan IPTEK. Hal ini disebabkan, masyarakat miskin dipastikan tidak akan bisa menikmati kemajuan teknologi. Malah yang terjadi masyarakat miskin akan menghambat perkembangan teknologi. Bukan hanya itu saja, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memberikan dampak dalam sektor ekonomi sehingga masyarakat akan terseleksi dan membuat mereka menjadi miskin ketika dampak IPTEK mulai merajarela.

Untuk itulah, perlu adanya pemahaman yang mendalam antara Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dengan kemiskinan serta kemakmuran masyarakat sehingga ada kemungkinan muncul sebuah kesalahan persepsi mengenai IPTEK yang sangat erat kaitannya dengan kemunculan kemiskinan yang terus berkelanjutan.

B. Perumusan Masalah

1. Apa pengertian dari Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan?

2. Apa hubungan antara Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan?

3. Bagaimana dampak Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terhadap kehidupan masyarakat ?

4. Bagaimana cara Mengoptimalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk kemakmuran masyarakat?


C. Tujuan Penulisan

1. Untuk mengetahui penjelasan mengenai Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan.

2. Untuk mengetahui hubungan antara Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan.

3. Untuk mengetahui dampak Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terhadap kehidupan masyarakat.

4. Untuk mengetahui cara Mengoptimalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk kemakmuran masyarakat.


D. Manfaat Penulisan

1. Menjadi tahu lebih jelas mengenai penjelasan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan aaaaKemiskinan.

2. Mengetahui hubungan antara Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan.

3. Mengetahui dampak Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terhadap kehidupan masyarakat.

4. Memberikan sebuah gambaran cara Mengoptimalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk kemakmuran masyarakat.


BAB II
PEMBAHASAN


Penerapan iptek dalam pembangunan telah meningkatkan kehidupan masyarakat dan memajukan kehidupan bangsa dan negara di berbagai sektor. Namun, harus disadari bahwa di balik semua itu ada dampak-dampak negatifnya bagi lingkungan hidup. Yang dimaksud lingkungan hidup dalam hal ini adalah menyangkut lingkungan alam, lingkungan social, dan lingkungan budaya.

Berikut adalah pengertian dari pengetahuan teknologi dan kemiskinan :

A. Ilmu Pengetahuan

Ilmu Pengetahuan berasal dari dua kata, yaitu “ilmu” dan “pengetahuan” yang memiliki arti tersendiri. Keseluruhannya telah lama dipersoalkan oleh ahli filsafat seperti socrates, plato, dan aristoteles dimana teori ilmu pengetahuan merupakan cabang atau sistem filsafat. Oleh J.P Farrier dalam institutes of metaphiscs (1854), pemikiran tentang teori pengetahuan itu disebut ”epistemologi” (epistem=pengetahuan, logos=pembicaraan/ilmu).

Menurut immanuel kant pengetahuan merupakan persatuan budi dan pengalaman. dari berbagai macam pandangan tentang pengetahuan di peroleh sumbe-sumber pengetahuan berupa ide, kenyatan, kegiatan akal-budi, pengalaman, sentesis budi atau meragukan karena tak adanya sarana untuk mencapai pengetahuan yang pasti.

Banyaknya teori dan pendapat tentang pengetahuan dan kebenaran mengakibatkan suatu definisi ilmu pengetahuan akan mengalami kesulitan sebab, membuat suatu definisi dari definisi ilmu pengetahuan yang dikalangan ilmuan sendiri sudah ada keseragaman pendapat, Hanya akan merangkap dalam tautologies (pengulangan tanpa membuat kejelasan) dan pleonasme atau mubazir saja.

Dalam penerapan sebuah ilmu pengetahuan akan memunculkan sebuah hambatan sosial. Hal ini disebabkan, pola pikir ilmiah tidak mempertimbangkan nilai moral dan dampak terhadap sosial ekonomi.Sebab manusia tidak selalu sadar dengan hal ini,dan manusia yang paling sederhanapun hanya sedikit peduli terhadap sosial ekonomi.

Contoh sederhana tapi mendalam terjadi pada masyarakat mistis. Dalam masyarakat tersebut ada kesatuan dari pengetahuan (mitis ) dan perbuatan (sosial), demikian pula hubungan sosial di dalam suku dan kewajiban individu sudah terang, argumen ontologis, kalau meminjam teori plato berteori tentang wujud dan hakikat yang ada. Keadaan sekarang sudah berkambang sehingga manusia sudah mampu membedakan antara ilmu pengetahuan(kebenaran) dan ilmu etika(kebaikan). Maka yang pertama dipentingkan bukan “apa” melainkan “bagaimana” dapat menghubungkan ilmu pengetahuan dengan etika dalam suatu sikap yang dapat dipertanggung jawabkan.

B. Teknologi

Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia. Kata yunani kuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos yang berarti seseorang yang memiliki keterampilan tertentu. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola, langkah, dan metode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi teknik.

Sampai pada permulaan abad XX ini, istilah teknologi telah dipakai secara umum dan merangkum suatu rangkaian sarana, proses, dan ide disamping alat-alat dan mesin-mesin. Perluasan arti itu berjalan terus sampai pertengahan abad ini muncul perumusan teknologi sebagai sarana atau aktifitas yang dengannya manusia berusaha mengubah dan menangani lingkungan. Ini merupakan suatu pengertian yang sangat luas karena setiap sarana perlengkapan maupun kultural tergolong suatu teknologi.

Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Kecenderungan ini pun mempunyai suatu akibat dimana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam perwujudan tersebut maka dengan sendirinya setiap jenis teknologi/sebagian ilmu pengetahuan dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya.


C. Kemiskinan

Menurut Petirin A. Sorokin, bahwa stratifikasi soisal ( social stratification ) adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas – kelas secara bertingkat ( secara hierarakis ). Perwujudannya adalah adanya kela-kelas tinggi dan kelas yang lebih rendah. Selanjutnya Sorokin menjelaskan bahwa dasar dan inti lapisan-lapisan dalam masyarakat adalah karena tidak ada keseimbangan dalam pembagian hak-hak dan kewajiban-kewajiban, kewajiban-kewajiban dan tanggung jawab nilai-nilai sosial dan pengaruhnya diantara anggota-anggota masyarakat. Lapisan-lapisan ini dalam masyarakat itu ada sejak manusia mengenal kehidupan bersama dalam masyarakat. Mula-mula lapisan-lapisan didasarkan pada pembedaan jenis kelamin, perbedaan antara pemimpin dan yg dipimpin, pembagian kerja dan sebagainya. Semakin kompleks dan majunya pengetahuan dan teknologi dalam masyarakat, maka system lapisan-lapisan dalam masyarkat akan semakin kompleks pula.

Kemiskinan menurut Kantor Menteri Negara Kependudukan/ BKKBN adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri dengan taraf kehidupan yang dimiliki dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga, mental maupun fisiknya untuk memenuhi kebutuhannya.

Kemiskinan memang merupakan sebuah dampak negatif dari sebuah perkembangan IPTEK yang semakin pesat tanpa di iringi dengan ekonomi yang mumpuni, sehingga menimbulkan kaum miskin yang tertinggal akan IPTEK. Hal ini bisa terlihat dengan penggantian tenaga manusia menjadi tenaga robotic pada perusahaan sebagai dampak dari perkembangan IPTEK, tanpa di iringi dengan pemikiran terhadap kaum buruh yang miskin. Hal ini tentu saja membuat mereka menjadi kalah atau tersingkir akibat dari kemajuan IPTEK.

D. Hubungan IPTEK dengan Kemiskinan

Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan dua hal yang tak terpisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kebutuhan insani. Ilmu pengetahuan digunakan untuk mengetahui “apa” sedangkan teknologi mengetahui “bagaimana”. Ilmu pengetahuan sebagai suatu badan pengetahuan sedangkan teknologi sebagai seni yang berhubungan dengan proses produksi, berkaitan dalam suatu sistem yang saling berinteraksi. Teknologi merupakan penerapan ilmu pengetahuan, sementara teknologi mengandung ilmu pengetahuan di dalamnya.

Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya, keduanya menghasilkan suatu kehidupan di dunia (satu dunia), yang diantaranya membawa malapetaka yang belum pernah dibayangkan. Oleh karena itu, ketika manusia sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan), maka kita tidak dapat netral dan bersikap netral terhadap penyelidikan ilmiah. Sehingga dalam penerapan atau mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan teknologi, terlebih dahulu mendapat pertimbangan moral dan ajaran agama.

Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian-bagian yang dapat dibeda-bedakan, tetapi tidak dapat dipisah-pisahkan dari suatu sistem yang berinteraksi dengan sistem-sistem lain dalam kerangka nasional seperti kemiskinan.

Dalam hal kemiskinan struktural, ternyata adalah buatan manusia terhadap manusia lainnya yang timbul dari akibat dan dari struktur politik, ekonomi, teknologi dan sosial buatan manusia pula. Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan, karena mengakibatkan terjadinya perubahan sosial yang fundamental. Sebab kemiskinan diantaranya disebabkan oleh struktur ekonomi, dalam hal ini pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran, hasil produksi dan mekanisme pasar. Semuanya merupakan sub sistem atau sub struktur dari sistem kemasyarakatan. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi.

Rata-rata orang yang hidup di bawah garis kemiskinan belum dapat membaca maupun menulis. sedangkan salah satu cara memberantas kemiskinan adalah dengan ilmu pengetahuan. Dengan dapat membaca dan menulis, seorang pemulung sampah bisa berkesempatan mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan menghasilkan banyak uang. Dengan ilmu pengetahuan, dapat merubah seorang pengamen untuk berpikir kreatif dan memulai membuka suatu usaha dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

E. Dampak IPTEK terhadap Kehidupan Masyarakat

Keadaan umat manusia kini sangat berbeda dengan peradaban zaman dulu, misalnya peradaban Mesir Kuno, Yunani Kuno, Romawi atau peradaban di daratan Cina. Faktor utama yang menyebabkan perbedaan itu ialah pertumbuhan penduduk, sains dan teknologi. Sains teknologi membawa kemudahan, kemakmuran dan kenyamanan, sedangkan teknologi komunikasi membuat interdepensi secara global yang semakin meningkat.

Namun begitu, sains teknologi juga membawa segi-segi yang negatif. Salah satunya adalah perkembangan dunia akhir-akhir ini yang menunjukkan kecenderungan yang sangat memprihatinkan akibat kesalahan dalam pemanfaatan kamajuan sains dan teknologi.

Sebagaimana kita ketahui, di papua terjadi penambangan besar besaran bahan tambang yang di pelopori oleh Freeport dengan menggunakan teknologi canggihnya. Di lansir dari majalahtambang.com disebutkan bahwa keuntungan PT Freeport Indonesia yang sahamnya 90% dipegang asing(pihak Amarika) mendapat keuntungan lebih dari 400 Triliyun rupiah. Ini berbanding terbalik dengan para pekerja papua di PT Freeport yang masih memiliki latar belakang ekonomi menengah kebawah yang tidak bisa menikmati hasil dari kemajuan teknologi (penambangan papua yang menggunakan teknologi penambangan canggih sehingga hasil tambang dengan mudah di dapatkan). Bahkan, sisa atau bekas tambang PT Freeport telah membuat pulau papua menjadi rusak wilayah hutannya di akibatkan pengrusakan untuk percepat penambangan di pulau papua. Sehingga ini menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dapat merusak alam dan tidak semua masyarakat bisa merasakan manfaat dari perkembangan teknologi yang sedang berkembang. Namun, berbeda bagi mereka yang menjadi bos bos di freeport yang secara langsung mendapatkan keuntungan atau manfaat dari perkembangan IPTEK di dalam bidang pertambangan.

F. Mengoptimalkan IPTEK untuk kehidupan dan kemakmuran masyarakat

Ibaratkan sebuah pedang bermata pisau, itulah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Apabila di gunakan dengan optimal serta menggunakannya dengan baik maka akan membuat masyarakat menjadi makmur, menjadikan masyarakat lebih maju. Dengan begitu IPTEK akan memajukan masyarakat dari berbagai sektor. Misalkan saja dari sektor ekonomi dengan penemuan teknologi untuk mempercepat hasil pertanian yang membuat keuntungan masyarakat bertambah. Dari sektor sosial, jika IPTEK dapat di optimalkan dengan baik maka setiap masyarakat akan memiliki kelas sosial yang lebih tinggi sehingga akan bisa lebih dihormati oleh orang lain.

Penggunaan IPTEK juga harus di sesuaikan dengan berbagai faktor yang ada sehingga tidak bertentangan juga dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman antara masyarakat dari golongan pemakai IPTEK dengan masyarakat yang belum terlalu memakai IPTEK dalam kehidupan mereka.


                                                              BAB III
                                                           PENUTUP


Kesimpulan 

Ilmu pengetahuan, teknologi dan kemiskinan adalah sesuatu yang bertentangan. Teknologi diciptakan oleh manusia demi kesejahteraan umat manusia dan untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan arti menciptakan, mencari kesenangan manusia, melindungi dari malapetaka, kelaparan, melindungi dari bahaya kekejaman alam serta memenuhi kebutuhan pokok manusia.
Ilmu pengetahuan, teknologi serta kemiskinan memiliki kaitan struktur yang jelas, sebab bagi siapa saja yang dapat menguasai IPTEK maka ia akan berkembang mengikuti era globalisasi yang sudah modern ini. Dan bagi siapa saja yang tidak menguasai IPTEK maka ia akan tertinggal jauh oleh pesatnya perkembangan teknologi di zaman ini.
Bila di zaman yang modern ini masih ada masyarakat yang tertinggal dan tidak menguasai IPTEK maka mungkin saja masyarakat masih terpuruk dalam kemiskinan karena mereka masih menggunakan cara lama yang sudah tertinggal dan tidak efektif dan efisien lagi di
zaman ini.



                                                        DAFTAR PUSAKA


Netltjie, Harmawan.(1996).MKDU Ilmu Sosial Dasar. Malang : Gunadarma

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab8-ilmu_pengetahuan_teknologi_dan_kemiskinan.pdf

http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan

http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu

http://desintharatnawardani.blogspot.com/2010/11/ilmu-pengetahuan-teknologi-dan.html
http://stefanussamuel.blogspot.com/2011/12/bab-vii-ilmu-pengetahuan-teknologi-dan.html

Kamis, 14 Januari 2016

APAKAH NIKITA MIRZANI DIJEBAK DALAM KASUS PROSTITUSI ONLINE ?



Kali ini saya akan membahas kasus yang cukup menggegerkan di tahun 2015 yang menimpa di kalangan artis tanah air, khususnya yang di alami oleh seorang artis cantik kelahiran Jakarta 17 maret 1986, yang pernah menikah pada tahun 2006, namun pernikahan baru jalan 1 tahun mereka bercerai pada tahun 2007, dalam pernikahan pertamanya telah di karuniai seorang anak perempuan yang bernama LAURA MAZANI NASSERU ASRY.
             Dalam khasus ini,Menurut kuasa hukum nikita mirzani yaitu ‘partahi sihombing’ sebelumnya nikita mirzani mengungkapkan jika ia sempat memiliki janji, hendak melakukan perteman dengan seorang musisi yang bernama ahmad dani di hotel kempinsky, jalan MH thamrin, Jakarta pusat <10/12/2015> malam.
Akan tetapi ahmd Dhani kemudian membatalkan perjanjian tersebut. Singkat cerita kemudian Nikita Mirzani (NM) digerebeg oleh penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di hotel itu juga.
    Nikita ke hotel Kempinsky janjian bertemu dengan Cici menawarkan job bernyanyi dan jadi MC. Bahkan janjian tidak hanya sama Cici, tetapi juga akan bertemu dengan Ahmad Dhani di hotel itu, namun "Ahmad Dhani bilang batal,” kata pengacara nikita mirzani Partahi sihombing, saat ditemui di gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2015).
Sihombing menjelaskan bahwa nikia mirzani di jebak dalam kasus prostitusi online oleh polisi, tujuan nikita mirzani dating ke hotel tersebut karena urusan pekerjaan. Oleh sebab itulah nikita mirzani di tetapkan sebagai saksi bukan korban.

INDIVIDU DAN KELUARGA


Individu Dan Keluarga

Individu.
Setahu saya, Individu adalah bagian terkecil dalam suatu kelompok. Karena suatu individu tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian terkecil. Individu juga merupakan suatu organisme tunggal seperti; seorang manusia, seekor tikus, sebuah pohon. Sebagai contohnya dalam suatu keluarga terdiri dari Ayah, ibu, anak. Ayah adalah individu dalam kelompok sosial tersebut. Individu juga mempunyai sifat dan karakteristik yang unik dan berbeda-beda namun bisa berinteraksi dalam suatu kelompok sosial.

Keluarga.

Seperti yang sudah saya jelaskan dalam pengertian individu, bahwa keluarga terdiri dari beberapa individu yang dimana setiap individu tersebut memiliki hubungan darah. Dalam suatu keluarga memiliki hubungan yang sangat erat seperti ibu keanaknya. Suatu keluarga juga memiliki sebuah ikatan persaudaraan yang dapat membentuk keluarga besar yang bisa terdiri dari; nenek, kakek, paman, bibi, sepupu hingga cucu. Peranan keluarga sangatlah penting dalam pembentukan karakter suatu individu. Karena individu yang berprestasi berawal dari keluarga.

Senin, 30 November 2015

ARISTOTELS

Aristoteles dilahirkan dari sebuah keluarga miskin,yang hidupnya selalu kekurangan. Ayahnya adalah penjaja dagangan buatan sendiri dari pintu ke pintu, dan ibu nya seorang pembantu rumah tangga.Onassis tidak pernah mencoba meluruskan pendapat orang banyak tentang masa lalunya,karena kisah-kisah seperti itu biasanya malah menambah cemerlang aura misteri yang mengelilingi dirinya,ia selalu menyadari pentingnya citra diri seseorang dalam meraih sukses. Dalam kenyataannya,ayah Onasis adalah seorang pedagang grosir yang berkecukupan dan mempunyai nama sebab ia juga menjabat presiden sebuah bank dan rumah sakit setempat. Namun Onassis bukan ahli waris kekayaan ayahnya atau menjadi kaya karena kekayaan keluarganya. Ia pergi ke amerika serikat ketika terjadi pertikaian keluarga saat berumur 17 tahun, ia membawa bekal $450 dalam sakunya,itupun hanya $250 uang dari keluarganya.Ayahnya enggan memberikan uang sebanyak itu yang baru diberikan pada saat akan terpisah,sebab ia tidak setuju dengan kepergiannya. Ayah dan anak memang tidak pernah akrab suatu hal yang aneh diantara keluarga bangsa yunani.Ayah onassis yang dibesarkan pada sebuah daerah pertanian dengan susah payah mengumpulkan kekayaan,wataknya sangat disiplin dan keras walaupun selalu sadar akan rasa tanggung jawab,ia bukanlah seorang yang dapat di sebut hangat dan menarik. Segera onassis memberontak setiap bentuk disiplin sejak anak-anak sampai remaja ia banyak menimbulkan keributan dan geger,bagaikan duri di mata ayahnya.Hubungan mereka bertambah rumit lagi karena suatu kenyataan lain, ibunya penelope meninggal ketika onassis berumur enam tahun. Hanya 18 bulan setelah itu ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita bernama helen. Onassis disekolah ia dikenal bodoh suka mencari perkara,mengikuti contoh bayak orang kaya tidak aneh kalau dia di usir dari beberapa sekolah,ia paling sering menduduki ranking terbawah dikelasnya. Walaupun rapor onassis disekolah jauh dari bagus,bakatnya untuk berdagang dan mencari uang telah tampak sejak dini. Salah seorang temannya yang telah merancang sebuah kitiran kecil,sebuah mainan baling2 sederhana yang terdiri dari baling-baling kertas berpasak jarum yang ditancap pada sepotong kayu.ahirnya temannya berniat menjual produk nya setela buat beberapa buah. " mau kau jual berapa kitiranmu ini? tanya onassis, mm saya tidak tahu, mungkin seharga jarum"..... "dasar bodoh" bentak onassis "kau minta satu jarum sedangkan yang kau jual satu jarum,tambah baling2,tambah kayu belum lagi hitung waktu yang kau perlukan untuk membuatnnya" Teman onassis mengambil kesimpulan " inilah pelajaran saya pertama tentang keuntungan' pada waktu itu tidak terpikir olehnya bahwa ia sedang mendengarkan pelajaran dari seorang jago bisnis dimasa mendatang. Sebuah kisah lain menggambarkan bakat bakat bisnis onassis pada masa mudannya ...Pada suatu hari suatu kebakaran terjadi di gedung sekolah dikota tempat kelahiranya.Onassis membeli seongok pinsil bekas kebakaran itu dengan harga murah.Ia menanamkan sedikit modal dengan membeli 2 alat peruncing pinsil.Ia berdua dengan temannya mulai membersihkan bagian pensil yang hangus,kemudian ia menjual pinsilnya kembali kepada temannya di sekolah dengan harga sangat murah namun tetap memberikan untung besar.Mungkin contoh ini biasa saja tapi justru pekerjaan inilah kelak bisnis besar onassis,ia memperbaiki kapal2 laut yang rusak dan membuatnya layak melaut dan menjualnya dengan harga jauh lebih tinggi.waktu terus berjalan sampailah saatnya untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi tapi onassis termasuk yang tidak lulus dan teman2nya menghiburnya" Jangan khawatir Onassis kau lihat nanti semua akan beres,kamu coba sekali lagi tahun depan,kamu pasti lulus.."Bodoh..! jawab onasis "kau kira kira aku akan tinggal saja selamanya disini? dunia ini sempit? saya tidak perlu Ijazah,Pada suatu hari kau akan heran akan apa yang aku lakukan (waktu membuktikan apa yang dikatakan onassis itu dapat diwujudkan) Ketidak cocokan hidup bersama keluarganya dan tinggal di negarnya ahiranya onasis akan mencoba keberuntunga ke amerika serikat tetapi mengalihkannya ke argentina,dia mendengar cerita bahwa banyak orang yunani yang menjadi kaya disana. ahirnya onassis mendarat di Buenos Aires pada tanggal 21 september 1923.Bawaanya sebuah koper Tua dan uang sebesar $450. Tetapi didalam dirinya dia membawa bekal berharga : Tekad keras,untuk membuktikan pada ayahnya bahwa dia mampu menjadi kaya tanpa bantuan ayahnya.Tanpa gelar diploma dsb,tanpa pekerjaan,tanpa uang dan koneksi orang berpengaruh,onassis terpaksa mulai dengan melakukan aneka pekerjaan kasar. Ia menjadi kenek batu,kuli pengangkut bata pada suatu proyek bangunan,tukang cucu piring di restorant dan akhirnya magang di instalator listrik River Plate United Telephone.Co.Bagi seorang dengan ego yang sehat seperti dirinya,ini bukan prestasi pantas.Beberapa bulan kemudian memulai pekerjaan onassis meminta dipindah ke giliran malam dengan dalih bahwa ia harus mengerjakan beberapa hal di siang hari. Dengan ambisanya yang besar onassis tidak berniat menghabiskan waktunya untuk menyolder kabel,sementara siang harinya juga di selingi dengan bisnis tembakau yunani. Setelah setahun bekerja onassis minta keluar dari United telphone,dan dia ingin mengejar impiannya serta gagasannya dengan membuat pabrik rokok, dia punya modal sebesar $25.000 hasil tabungannya, dengan separuhnya pinjaman dari bank,kepercyaan mulai tampak padanya akhirnya dia memperkerjakan 30 orang yunani imigrant,usahanya dengan cepat berkembang tetapi tidak memberikan keuntungan sesuai harapannya.dan onassis menutup usahanya.Wira usahanya yang pertama gagal onassis tidak kehilangan semangat bahkan sebaliknya dia tambah gigih setelah dia beralih ke bisnis import tembakau dengan keuntungan yang lumayan. Selama musim panas tahun 1929 pemerintah yunani menaikan pajak dalam beberapa bidang termasuk tembakau,onassis memutusksn untuk menggunakan kesempatan ini untuk kembali ke yunani untuk mencoba mendekati pihak yang berwenang. Mula-mula mentri yang menerimanya memperhatikan kukunya sendiri dari pada mendengarkan permintaan pedagang muda ini,akhirnya dia tiba2 saja ingin menghentikan pembicaraan itu. dan Onassis berkata " Terimakasih kalau kita kapan-kapan ketemu lagi,saya harap anda akan memperhatikan tawaran saya ,saya pikir anda banyak pekerjaan,tetapi tampaknya kuku-kuku jari anda sudah cukup menyibukan.Tangan anda rupanya lebih penting daripada ekspor negri kita". Kata-kata onassis ternyata mengena, sang mentri tampak terkesan dan ia mulai bicara serius dengan onassis,setelah itu hubungan dagang antara yunani dan argentina dibuka. Akhirnya tahun 1922 menendai suatu keputusan besar bagi kehidupan onassis,kegagalan pertamnya sebagai pemilik kapal tidak membuat dia mundur untuk tetap menanamkan modal di sektor ini. Ia sudah gandrung dengan perkapalan ia tergerak oleh keyakinan bathin bahwa kapal sajalah yang akan membawannya ke jenjang sukses. Maka di kumpulkanlah semua uang miliknya yang waktu itu sudah lumayan,lalu berangkat ke london dan ia baru berusia 26 tahun saat itu.Ia telah dikenal karena reputasinya sebagai seorang usahawan yang berani,apalagi setelah penunjukannya sebagai konsul jendral yunani di Buenos Aires ,namun fungsi diplomatik ini tidak menyita waktunya. Pasar yang menderita berat akibat jatuhnya pasar modal Wall Steet tahun 1929,memberikan kesempatan baik bagi para penanam modal,Kapal-kapal menjadi murah jauh dibawah harga semula.Langkah paling baik adalah membeli kapal-kapal berusia 10 tahunan,kapal sebesar 9 ton yang semula harganya $1.000.000, kini hanya laku dijual $20.000, kira2 seharga Roll-Royce.Apa yang dilakukan Onassis selagi anak-anak kini akan terulang kembali tetapi barang bekasnya adalah kapal. Wlaupun kini bisnisnya di london. Onassis membeli kapal pertamnya di montreal .Kedua kapalnya bernama miller dan Spinner,diganti namanya menjadi Onassis Socrates dan Onassis Penelope sebagai tanda penghormatan pada kedua orang tuannya.Untuk mendapatkan untung dalam bisnis perkapalan pentinglah memperhatikan turun naiknya biaya muatan dan membuat keputusan tepat.Onassis mampu dalam hal ini.Lebih dari itu ia seorang yang optimis yang tak pernah mundur,dengan sifat petualang dan keberaniannya ia segera menonjol diantara para pemilik - pemilik kapal yunani lain yang berpangkalan di london karena tidak seperti mereka,ia tidak mempunyai pemikiran tentang krisis ekonomi dan tidak takut menanamkan modalnya. Sifat lain yang memudahkan jalan onassis adalah kemampuannya mendengarkan orang.Memang keluwesan dan kefasihan bicara memainkan peran penting dalam mengajak orang untuk menerima gagasannya,tetapi tidak banyaklah orang yang tahu benar cara mendengarkan orang lain.Kebanyakan orang kaya yang sukses telah belajar keahlian tersebut sehingga mereka tidak hanya selalu mengerti apa yang diketahui oleh lawan bicaranya,tetapi juga menyesuaikan diri dengan mereka.Demikianlah agar mampu mempengaruhi orang dan mendapat jaminan bahwa mereka akan menolong dalam perjalanan menuju sukses, orang harus mulai dengan mengetahui siapakah yang dihadapinya? Pada penghujung tahun 1947 ,Onassis melewati ambang lain dalam kariernya yang gemilang. Untuk pertama kali dalam hidupnya ia akan memulai secara sistematis menerapkan prinsif yang di kenal sebagai OPM (Other Peoples Money) dengan meminjam uang ke Metropolitan Life Insurance Company sebesar $40 juta untuk membangun kapal-kapal baru.Sebagai langkah siasat bisnisnya ia menggunakan sebuah perusahaan minyak sebagai mitra.Onassis akan mengangkut minyak mereka dan kontraknya akan tetap berlaku sampai habis waktu utang.Karena perusahaan minyak pada waktu itupun sangat terandalkan,meminjam atas nama perusahaan itu sangat mudah .Dalam arti tertentu badan keuangan meminjamkan uang kepada perusahaan minyak yang kayaitu dalam hubungannya dengan kapal-kapal onassis adalah ibarat seorang penyewa dengan rumah yang dihuninya dengan membayar uang sewa. kalau yang menyewa adalah Rockefeller,tidak menjadi soal apakah atapnya bocor atau bergenting emas. Kalau Rockefeller menyanggupi membayar uang sewanya,siapa saja bersedia memberikan pinjaman untuk mengurusi rumah itu,Keadaan itu berlaku pula pada kapal-kapal onassis, Prinsip ini sekarang lumrah sekali.Prinsip ini adalah dasar segala investasi pembangunan Real Estate . Kesimpulan: Untuk menjadi Sukses dalam bisnis masing2 orang mempunyai jalan dan kisah sukses yang berbeda beda,ada yang langsung sukses ada juga yang jatuh bangun bertubi-tubi,walaupun berbeda kisah dan perjalanannya tetapi wirausahawaan itu mempunyai kesamaan dalam sifat-sifatnya diantarnya: Maampu berhubungan dengan orang lain,Rasa percaya diri yang tinggi,optimis,Kesulitan dan kemelaratan mendorongnya untuk menemukan sumber dayanya sendiri, kreatif,inovatif,Mengasah jiwa Entrepreneur sedini mungkin. Semoga kissah ini bermanfaat untuk motivasi,kita ambil sisi baiknya dan lakukan modifikasi sesui kondisi kita juga tetap jaga agar setiap bisnis kita tidak menyimpang dari agama dalam praktek nya.